Skip to content
Desember 25, 2011 / dwipies135

Kapok Lombok…Karena Lidah Bisa Bohong !!!

 

demo petani
Gula pun Tak Semanis Dahulu

Uopo maneegh kiye…? Pemerintah mengeluarkan kebijakan import ini dan itu untuk memenuhi demand dalam negeri.  Langkah antisipatif,  spekulatif  yang melahirkan protes dan demo disanasini dan disitu.
Yoogh uopo gak ngelu..gula rafinasi import  membuat tidak kompetitif  hasil pertanian tebu rakyat, beras dengan transportasi ribuan kilometer dari Vietnam, Thailand pun membuat beras lokal tak berdaya, bahkan kentang dari China telah membuat petani petani lokal pada kelenger…😦😦

Demo Tolak Beras Import
Melok Nandur Tapi Gak Melok Ngunduh…Opo Tumon…

Kebijakan angger import ini jelas melahirkan permasalahan multi dimensi. Petani dan peternak sebagai soko guru pengadaan pangan terancam eksistensinya dan akhirnya akan melemahkan ketahananan pangan negeri ini.  Misalken petani itu pada mutung, nesu, kapok trus gak mau bercocok tanam..gimana? Negeri ini menjadi tergantung pada negera lain dalam hal pangan..Uopo yoogh gak ngeri pengin makan perkedel aja nunggu kiriman kentang dari China sana…👿👿

 
Tapi kok ya gak kapok – kapok pemerintah ngeluarin kebijakan impor ini, meski sampek diprotes, demo, diluruk dkk, toh tetep lanjooot…😡 Dhus dengan lihai diterapkanlah jurus cas cis cus hingga semua issue menjadi adhem, anteng, kendur..beberapa bulan kedepan import lagi !!

 
Namanya kapok lombok..seberapa pun pedas  lombok/ cabai meski mata sampek berair, kadang perut sampek sakit mules tetep aja diulangi lagi..nyeplus lombok maneegh meski tahu akan mules maneegh..Karena apa..?yaagh karena banyaknya kepentingan bisnis, politis, populis dan gak etis  di balik kebijakan ini. Uopo artine susah payah studi produksi pertanian dan hasil pertanian, distribusi ekonomi dkk..lha wong tinggal import ae dapat persenan demi keuntungan pribadi kok…😈

Perkedel Kentang
Masihkah dari Hasil Bumi Kita….

Mbuuh entah kapan..saat kita makan perkedel, nyeplus lombok sambil minum teh anget di warung pinggir jalan..lidah ini kena tipu..Ternyata kentangnya dari China, lomboknya dari India, tehnya dari Kenya, gulanya dari Thailand..Mbuuh kena tipu atau memang lidah ini telah bohong pada nurani? Silahken tanyaken aja pada purel rumput yang bergoyang….😳😳

Ilustrasi dicomot dari www.tempo.co , www.lensaindonesia.com, dan www.kosmo.vivanew.com

  1. eriko / Des 26 2011 2:17 pm

    habis gimana lagi, produk local harganya mahal, saya sebagai konsumen yang gak punya duit mesti milih yang lebih murah walau itu bukan produk local.

    • dwipies135 / Des 26 2011 3:29 pm

      Kenapa mahal..kenapa tidak kompetitif?lha ekonomi biaya tinggi je.. :D:

      pusakaning dwi pujangga nyawiji

  2. eriko / Des 26 2011 2:18 pm

    habis gimana lagi, produk local harganya mahal, saya sebagai konsumen yang gak punya duit mesti milih yang lebih murah walau itu bukan produk local.
    http://cari-rizqi.blogspot.com/

  3. damhar / Des 26 2011 4:46 pm

    Budaya instant masbro.. pokoke eruh dadi laaaaagghhh…
    import beras,,export pembantu
    import kentang,,export pembantu
    import tepung,,export pembantu

    wekekekek..Indonesia mung iso export pembantu thok,, eh, export ceilling tile accoustic juga nding,nang Dubai:mrgreen:

    *Guetunggudienggok-enggokan.com

    • dwipies135 / Des 26 2011 5:45 pm

      Tapi pembantu kita di Jepang sana terkenal logh..itu si Miyabi..videonya tersebar luas..polos lagi… :D:

      pusakaning dwi pujangga nyawiji

  4. gede bagiarta / Des 27 2011 12:30 am

    bila perlu hakim,jaksa,polisi di import dari luar negeri spy tegas thd birokrasi yg mata duitan terus eksport orang miskin ke LN

    • dwipies135 / Des 27 2011 5:23 pm

      Jangan laagh bro..yg miskin kan jd tanggung jawab negara..yg bener para koruptor di suka miskin kan saja..😀

      pusakaning dwi pujangga nyawiji

  5. Ganz / Des 31 2011 5:37 am

    Diragukan negeri ini bisa menuju kedaulatan pangan mas bro..

    • dwipies135 / Jan 7 2012 5:03 pm

      Gak pesimis2 bgt bro..smg masih ada nurani dsini..

      pusakaning dwi pujangga nyawiji

  6. Putri 'pooh' / Nov 18 2012 11:39 pm

    Sbenere yg perlu di rubah tu smua kebijakan pemerintah ttg smua hal . Sbg rakyat biasa hanya bs melihat perubahan apa yg bs di perbuat oleh pemerintah, apakah perubahan itu bs membawa kebaikan untuk smua rakyat ato malah sebaliknya . Selain itu, rakyat jg bs melakukan perubahan dg melakukan hal” baik mulai dr yg terkecil sekalipun . Percuma kita banyak protes ke pemerintah klo kita sendiri gag bs melakukan perubahan tsb dg upaya kita sendiri :p

  7. flashoftheblade / Jan 27 2013 2:13 pm

    Negeri Para Pelupa..

    • dwipies135 / Jan 27 2013 2:23 pm

      Jangan menyerah mengingatken Bro..😀

      pusakaning dwi pujangga nyawiji

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: