Skip to content
Januari 12, 2012 / dwipies135

Siti Fatimah Binti Maimun…Sebuah Penantian Panjang

‘When she passed away
on the first spring day
The day when all so beautiful
and filled with new life
The day when nature waken,
from a long winter sleep”

(She Passed Away by God Bless)

Sore itu dibawah mendung gerimis, bersama Bro NSR dan diantar Bro eMCo dan Widodo si Hantu Ceres, mencoba untuk mengunjungi komplek pemakaman tua Siti Fatimah Binti Maimun yang terkenal dengan makam panjangnya. Bersama rintik rintik gerimis dan hanya diselimuti keheningan dan kesunyian…

Makam Tua Siti Fatimah Binti Maimun

Makam Tua Siti Fatimah Binti Maimun

Rombongan muhibah Siti Fatimah Binti Maimun dari daerah Kedah Malaysia ini berlabuh dan singgah di suatu daerah Gresik yang kemudian disebut Leran. Dimana Leran ini berasal dari kata leren atau paleleran (bahasa jawa) yang berarti istirahat, singgah sementara. Dan dari sinilah sebuah cerita legendapun dimulai…

Berawal dari besarnya kekuatan dan ketetapan hati…ketabahan selama perjalanan arungi lautan muhibah ke Majapahit, buah delima berisi mutiara, rasa bersalah dan ketertarikan Raja Brawijaya, Majapahit, terhadap sosok Siti Fatimah Binti Maimun dan berakhir dengan kematian karena wabah penyakit..semuanya terangkai dalam alur cerita legenda yang indah.

Bangunan makam ini dibangun oleh Raja Majapahit sebagai bentuk rasa bersalah dan penyesalan adanya….manusia hanya wajib berencana, berusaha dan tetap Tuhan jua yang akan menentukan kemana akhir dari sebuah cerita legenda… dan tentunya demi kebaikan semua makhluk-Nya.

Makam Tua 2

Dalam Pelukan Sunyinya Kedamaian

Disebelah bangunan makam Siti Fatimah Binti Maimun terdapat 2 kompleks makam dengan panjang 6 – 9 meter. Inilah yang membuat kompleks makam leran ini dikenal juga sebagai makam panjang. Konon disinilah para kerabat dekat, panglima dan pengawal dimakamkan…Ukuran makam yang panjang  tetap menjadi misteri bahkan sampai saat ini…Yaagh biarlah hanya Tuhan yang tahu kenapa..

Ditengah rintiknya gerimis…membuat teringat akan lagu God Bless dan bagaimana perasaan yang berkecamuk menyertainya… :sad: 😦

She wasn’t Helen of Troy
Whose beauty drove men to destroy
No she wasn’t a queen
whose richness men like to win
She was a simple woman
Oh yes she was …

  1. gede bagiarta / Jan 12 2012 1:03 pm

    arkeolog dari boral berkolaborasi dgn ahli kubur < mpu widodo >dari gresik menguak misteri di balik kuburan wkwkwk

  2. damhar / Apr 23 2012 7:50 am

    kereeen,makam iso dowo2 ngono..
    Menunggu artikel ziarah selanjutnya..
    *komen disambi ngeden,,morning glory bro:mrgreen:

    • dwipies135 / Jun 26 2012 11:37 am

      Mari iki ziarah ng makam-e Gadjah Mada … *nang ngendi o…😀

  3. Putri 'pooh' / Nov 18 2012 11:32 pm

    Q suka artikel yg ne mas . Smangat menulis hal” baru lg yah mas (n_n)v

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: